Tafsir Al-Mukhtasar
فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ ۖ قَالُوا۟ كَيْفَ نُكَلِّمُ مَن كَانَ فِى ٱلْمَهْدِ صَبِيًّا ﴿٢٩﴾
Lantas ia pun menunjuk kepada anaknya, Isa -'alaihissalām- yang masih dalam buaian. Kaumnya berkata kepadanya dengan penuh keheranan, "Bagaimana bisa kami berbicara dengan seorang anak yang masih dalam buaian?"