Tafsir Al-Mukhtasar
وَيَدْعُ ٱلْإِنسَـٰنُ بِٱلشَّرِّ دُعَآءَهُۥ بِٱلْخَيْرِ ۖ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ عَجُولًا ﴿١١﴾
Sering kali manusia mendoakan keburukan untuk diri, anak, dan hartanya tatkala marah terhadap keburukan yang menimpanya -lantaran kejahilannya-, sama seperti halnya ia mendoakan kebaikan untuk dirinya. Seandainya Kami mengabulkan doa keburukannya tersebut, niscaya diri, anak, dan hartanya akan binasa. Sungguh manusia memang memiliki fitrah suka tergesa-gesa, sehingga sering kali ia tergesa-gesa mengerjakan sesuatu yang bisa mendatangkan mudarat baginya.